Cara Memasang Lazy Load Google Analytics

Cara Memasang Lazy Load Google Analytics – Ingin mengetahui performa blog atau website dan mengetahui pengunjung blog meningkat atau tidaknya merupakan cara yang krusial untuk melihat perkembangan website.

Salah satunya dan yang sering digunakan oleh website atau blog dengan menggunakan google analytics yang berfungsi untuk menampikan data statistik pengunjung yang masuk ke website atau blog kita.

Namun biasnya memasang tracking code akan mengurangi page speed pada website maupun blog kita karena penggunaan JS yang ditambahkan kedalam blog. disini saya akan menjelaskan bagimana cara memasangnya agar blog tetap terasa cepat.

Memasang Lazy Load Google Analytics

Ada dua cara untuk memasangnya dengan menggunakan bantuan plugin dan secara manual. tentunya ini tidak akan menambah berat blog dengan menambahkan JS didalamnya.

Lazy Load Google Analytics Menggunakan Plugin

Cara pertama yaitu dengan menggunakan bantuan plugin dari Flying Analytics by WP Speed Matters. Dengan ini otomatis akan membuat ringan JS Google Analytic yang ada di dalam website maupun blog Anda.

Biasanya Host Google Analytics secara lokal menggunakan salah satu dari ini:

  • Gtag.js (66KB)
  • Analytics.js (44KB)
  • Minimal Analytics.js (1.5KB)

Fitur dari plugin ini sendiri bisa membuat admin atau user yang login tidak dapat di tracking oleh Google Analytic untuk memudahkan membaca pengunjung yang datang.

Lazy Load Google Analytics Manual Tanpa Plugin

Banyaknya plugin yang di instal di dalam WordPress membuat website menjadi semakin lambat, jika tidak ingin menggunakan plugin cara kedua ini tentu memasukan code snippet secara manual dengan menyisipkan code google analytic sebelum </head>. Saya sendiri menggunakan fitur Hook dari tema Generatepress.

Anda bisa menambahkan salah satu dari code dibawah ini :

<script type="text/javascript">
  var _gaq = _gaq || [];
  _gaq.push(['_setAccount', 'UA-xxxxxxx-12']);
  _gaq.push(['_trackPageview']);
  (function() {
    var ga = document.createElement('script'); ga.type = 'text/javascript'; ga.async = true;
    ga.src = ('https:' == document.location.protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.google-analytics.com/ga.js';
    var s = document.getElementsByTagName('script')[0]; s.parentNode.insertBefore(ga, s);
  })();
</script>
<script>
(function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){
	(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
	m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,'script','https://www.google-analytics.com/analytics.js','ga');
  ga('create', 'UA-xxxxxxx-12', 'auto');
  ga('send', 'pageview');
</script>
<!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
<script async src="https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=UA-xxxxxxx-12"></script>
<script>
  window.dataLayer = window.dataLayer || [];
  function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
  gtag('js', new Date());

  gtag('config', 'UA-xxxxxxx-12');
</script>

Penutup

Melihat perkembangan blog maupun website tentu penting untuk mengetahui data statistik yang masuk dan tentunya untuk lebih mengoptimalkan blog juga. Selain itu banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan sebuah blog salah satunya pelilihan hosting. Jika ada pertanyaan bisa tanyakan di kolom komentar.

4 Comments

  1. mantul tutorialnya om!

  2. Bagus ini tutorialnya mas.. sangat rekomendasi sekali

Leave a Reply